Muzayyin Arif

Muzayyin Arif Harap Olahraga Berkuda Dorong Pariwisata dan Perekonomian Maros

Eksistensi olahraga berkuda saat ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Hal itu terbukti dengan animo masyarakat dalam mengikuti berbagai event maupun kompetisi olahraga berkuda, termasuk di Kabupaten Maros.

Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulsel, Muzayyin Arif mengatakan komitmen untuk terus memajukan olahraga tersebut diharap bisa mendorong nilai pariwisata dan perekonomian di Maros. Hal tersebut diungkapkan Muzayyin saat menghadiri Lomba Pacuan Kuda Tradisional di Dusun Bukamata, Desa Tanete, Kecamatan Simbang.

“Di Maros ini, makin hari makin kelihatan kecintaan masyarakat terhadap olahraga berkuda. Itu adalah hal yang patut kita syukuri dan banggakan, karena olahraga berkuda itu punya dampak positif yang besar. Bukan hanya tentang olahraga saja tetapi juga bisa menggerakkan pariwisata dan perekonomian daerah kita,” ungkap Muzayyin, Sabtu (2/9/2023).

Muzayyin bersama Bupati Maros Hadiri Pembukaan Pacuan Kuda Tradisional

Selama tiga tahun terakhir, lanjut Muzayyin, turnamen olahraga berkuda sudah digelar sebanyak tujuh kali. Tiga kali di antaranya digelar di Desa Tanete. Hal itu menurut dia, merupakan wujud dari komitmen bersama untuk terus menghidupkan olahraga yang memiliki basis tradisional dan tradisi yang baik di Maros.

“Hari ini di tengah iklim yang tidak menentu, sesungguhnya yang penting untuk dihidupkan itu adalah bagaimana supaya kegembiraan dan keceriaan itu bisa hadir di tengah masyarakat. Dan berkuda ini adalah salah satunya,” tegas Muzayyin.

Bupati Maros, Chaidir Syam turut hadir pada turnamen yang memperebutkan Piala Bergilir Pordasi Sulsel 2023 itu. Pada sambutannya, Chaidir menyampaikan apresiasi atas digelarnya Lomba Pacuan Kuda Tradisional di Maros itu.

Chaidir mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Maros akan senantiasa memberi dukungan terhadap Pordasi dan seluruh kegiatan yang digelar. Ia membenarkan bahwa eksistensi olahraga dan turnamen berkuda mampu membawa kegembiraan bagi masyarakat di Maros.

“Di bawah Pordasi, olahraga berkuda di Maros itu semakin dikenal. Bahkan dibahas ketika saya di Jakarta,” ungkap Chaidir.

Menurutnya, olahraga berkuda merupakan sebuah kegiatan yang luar biasa. Olehnya itu, Chaidir mengaku bahwa Pemda dalam hal ini Dinas Pariwisata siap membantu dan terus mendukung agar kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan.

“Kami berharap semoga kegiatan berjalan lancar dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat setempat, agar bisa kita adakan lagi tahun depan,” kata Chaidir.

Pacuan Kuda Tradisional di Desa Tanete

Bagikan:

Categories

Tags

No Taxonomy Found! Sorry, but nothing matched your selection. Please try again with some different keywords.