Muzayyin Arif

Beranda

Otonomi daerah telah mendorong demokratisasi tata kelola pemerintahan.

Realisasinya akan menghasilkan kepemimpinan daerah yang lebih kredibel dan akuntabel, peningkatan efektivitas fungsi-fungsi

  • Pelayanan eksekutif yang terdesentralisasi,
  • Penataan sistem administrasi,
  • Efisiensi dan standarisasi keuangan daerah yang lebih jelas bersumber pada pendapatan negara dan daerah
  • Serta akselerasi sumber-sumber penerimaan terkait dengan pengelolaan sumber daya alam, pajak, retribusi dan pinjaman daerah.

Otonomi daerah mendorong kemandirian dalam melaksanakan pembangunan.

Profil Saya

Muzayyin Arif lahir di Maros pada 24 April 1982.

Ia merupakan anak ke-8 dari 12 bersaudara, putra Kyai M. Arif Marzuki Hasan (Ketua Dewan Pembina Darul Istiqamah Pusat).

Saat ini aktif sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, juga sebagai Bendahara Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan, dan Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulsel. Selain itu, ia juga masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Sekolah Putri Darul Istiqamah (Spidi).