Muzayyin Arif

Berkunjung ke KBRI Angkara di Turki, Bahas Peluang Kerjasama dengan Sulsel

    • Saya beserta rombongan berkunjung ke Kantor  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Turki, Jum’at (7/1/2022). Tiba di kantor KBRI pada pukul 15.00 waktu setempat, diterima oleh Duta Besar Indonesia Dr. Lalu Muhammad Iqbal.

 

Endonezya Cumhuriyeti Ankara Büyükelçiliği (Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara) terletak di Hilal Mh. Sukarno Cd, Hollanda Cd. No:24 D:1, 06550 Çankaya/Ankara, Turki. Kantornya berhadapan langsung dengan Erdogan Şahinoğlu Middle School, sekolah yang dibangun atas nama Presiden Erdogan kala menjabat sebagai Gubernur Ankara.

    • Dalam kunjungan kali ini, saya mendapat banyak informasi soal hubungan kerjasama antara Indonesia-Turki dan peluang kerjasama antar kedua negara khususnya di bidang Infrastruktur, Pendidikan, dan Pariwisata.

 

Bidang infrastruktur, Dubes Lalu M. Iqbal menyampaikan potensi investasi di bidang ini. Bahkan menyatakan kesediaannya memfasilitasi kerjasama dengan para pengusaha dan kontraktor Turki.

    • Menurut informasi, kerangka kerjasama telah disiapkan dan akan diusulkan jadi salah satu topik pertemuan bilateral pada awal Februari nanti. Turki siap mendukung Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Negara yang dijuluki sebagai Negeri Seribu Rasa ini menjadi negara terbesar kedua setelah China yang berinvestasi di bidang infrastruktur di luar negeri, seperti Eropa, Asia, dan Timur Tengah. Perusahaan-perusahaan konstruksi Turki merupakan beberapa kontraktor global terbaik.

 

Bidang pendidikan, Turki telah lama menjadi mitra penting bagi Indonesia di bidang ini. Bentuk kerjasama yang telah terjalin, seperti beasiswa pelajar dan mahasiswa, pertukaran pemuda, dan masih banyak hal strategis lainnya.

    • Di bidang pariwisata, Turki menjadi tujuan wisata dengan destinasi impian. Negara yang penuh kekontrasan, tempat bertemunya tradisi Timur dan Barat, dibalut pemandangan reruntuhan dan bangunan kuno yang bersanding dengan dunia modern, serta kehidupan sekuler dan religius yang jalan berdampingan.

 

Kabarnya, Turki akan menerapkan aturan bebas visa bagi WNI yang ingin berkunjung dengan tujuan wisata dan transit. Negara yang hits di berbagai platform medsos ini akan menerapkannya dalam waktu dekat.

    • Dalam kesempatan yang berharga ini pula, sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel, saya menyampaikan harapan dan usulan agar hubungan kerjasama juga dapat dijalin secara spesifik dengan Pemerintah Daerah Sulsel di bidang ekonomi, dengan meningkatkan akses pasar, terutama untuk komoditas pertanian, perikanan dan pariwisata.

 

Semoga kunjungan ini menjadi pembuka kerjasama tersebut. Kunjungan ini juga merupakan yang perdana dari daerah ke kantor KBRI sejak dibuka 1 Desember 2021 lalu. Nama jalan di depan kantor KBRI Ankara kini bernama “Jalan Ahmet Soekarno” (Sukarno Cd.), di wilayah Çankaya, Provinsi Ankara. Nama yang diambil dari Nama Presiden Ke-1 RI sebagai penghormatan Pemerintah Republik Turki kepada Negara kita.

    Pertemuan kami berlangsung sangat hangat penuh keakraban, bahkan sesekali menyelipkan bahasa arab dalam percakapan kami. “Sebagai orang yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren, kita tidak mungkin menghapus status kita sebagai santri sepanjang hayat,” tutup beliau.

Bagikan:

Categories

Tags

No Taxonomy Found! Sorry, but nothing matched your selection. Please try again with some different keywords.